14 Prinsip Hidup Jawa
1. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha (Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan; kekayaan atau keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan)
Sabtu, 25 Juli 2009
Kamis, 23 Juli 2009
Pengabdian..
Belakangan ini banyak yg agak tentang karena gelombang promosi dan mutasi,
sehingga ada yg sempat down dan kecewa. Wajar, tapi ada beberapa hal yg sy kutip dari Buku Ikuti Aku III oleh Mayjen Aubrey, terbitan IMSES.
Beberapa poinnya, dan ide dasar lainnya :
sehingga ada yg sempat down dan kecewa. Wajar, tapi ada beberapa hal yg sy kutip dari Buku Ikuti Aku III oleh Mayjen Aubrey, terbitan IMSES.
Beberapa poinnya, dan ide dasar lainnya :
- Terkadang cukup banyak orang yg bagus dan cakap, tapi jabatan yg tersedia lebih sedikit sehingga faktor nasib juga berperan.
- Pangkat dan jabatan bukanlah segala2nya, tapi ini hal yg penting juga dalam kehidupan. Artinya banyak org yg dapat bahagia dan menikmati hidupnya tanpa perduli dengan segala pangkat dan jabatan. Namun demikian byk org yg hidup memang mengejar pangkat dan jabatan ini.
- Tokh kelak ketika kita mati, semua sama saja tidak membedakan pangkat dan jabatan, semua jadi tengkorak.
- Pengabdian itu tidak mengenal pangkat dan jabatan, dan yakinlah Tuhan Maha Tahu dan Maha Adil, apa yang ada dengan kita sekarang adalah yang memang terbaik untuk kita.
- Ambisi mengejar yang terbaik itu sangat penting, tapi lebih penting lagi menerima segala keputusan yang sudah ditetapkan...
Langganan:
Postingan (Atom)